Desa Resang Kecamatan Singkep Selatan Menyiapkan Posko Relawan Covid-19

Lingga30 Dilihat

Lingga,MediaKepriNews.Com- Sesuai himbauan dari Protokol Relawan Desa Resang melawan Covid 19. kini dengan kebersamaan Desa Resang membangun Pos siaga 1 x 24 jam untuk mempermudah pemantauan dan mendapatkan informasi setiap kegiatan dan aktifitas keluar masuknya tamu ataupun pendatang dari luar ke Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga.

Posko pemantauan dan mempermudah informasi selama 24 jam pencegahan Covid 19 di desa resang.

Hanafi,A Md, Kepala Desa Resang, telah bekerja keras bersama Tim Relawan Covi-19 yang kini sudah di bentuk sebanyak 33 Orang relawan, dan telah selesai membangun Pos siaga Covid-19 dan pemantauan, guna mempermudah untuk mendapat kan informasi keluar masuknya pendatang ke Desa Resang.Tegas Kades pada Minggu 12 April 2020.

“Demi mematuhi aturan yang sudah di intruksikan dari Protokol Relawan Desa melawan Covid-19, 33 orang Relawan yang sudah kami bentuk agar lebih serius dalam menjalan kan tugas dari setiap kewajiban masing-masing,” kata Hanafi.

Dari 33 orang relawan tersebut juga melibatkan Bhabinsa dan BhabinKamtibnas Desa Resang, sebagai pembantu untuk mempermudah pergerakan Tim Relawan Covid Desa Resang, kecamatan Singkep Selatan Lingga.

Adapun salah satu bentuk kerja Tim Relawan tersebut, yaitu mendata setiap tamu yang masuk ke Desa Resang, mengecek suhu tubuh, menganjur kan tamu atau pendatang utuk mencuci tangan ketempat yang sudah di siap kan, kemudian dari tim juga menyemprot Disinfektan ke kenderaan tamu ataupun pendatang tersebut.

Sesuai kesepakatan tim relawan Kepala Desa Resang menegaskan terhitung di mulai hari ini hingga 3 bulan kedepan agar para warga untuk mentaati segala arahan dan aturan dari relawan Desa lawan Covid tersebut.

“Untuk mencegah wabah virus Covid 19, Saya Kades mewakili Desa Resang mengatakan untuk sementara pedagang sayur, pedagang prabotan, hingga menutup pembasmi hama hewan sementara ini tidak memperbolehkan masuk kewilayah Desa Resang. kemudian 3 bulan kedepan kami juga menutup akses menuju Wisata Napau Desa Resang ini,” tutup Hanafi.

(ms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.