Pelantikan Datuk Rajo Bilang Bungsu, Tonggak Penguatan Adat dan Kepemimpinan di Pelalawan

Pelalawan51 Dilihat

PELALAWAN,MediaKepriNews.Com,:— Pelantikan HM Rojuli sebagai Datuk Rajo Bilang Bungsu (Tambak) berlangsung khidmat pada Kamis, 23 April 2026, di Rumah Singgah Datuk Engku Raja Lela Putra, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Prosesi adat yang sarat makna ini menjadi simbol kuat kesinambungan kepemimpinan adat di tengah masyarakat Pelalawan, sekaligus menegaskan bahwa nilai-nilai adat tetap hidup dan dijunjung tinggi di tengah perkembangan zaman.

Prosesi penobatan berlangsung penuh khidmat dengan nuansa adat Melayu yang kental. Pelantikan tersebut menjadi penanda bahwa roda kepemimpinan adat terus berjalan sesuai falsafah luhur masyarakat, “Patah Tumbuh, Hilang Berganti,” yang menggambarkan kesinambungan kepemimpinan dan keberlanjutan amanah adat dari generasi ke generasi.

Momentum sakral ini hadir setelah wafatnya pejabat Datuk Ajo Bilang Bungsu sebelumnya sekitar satu tahun lalu. Kekosongan kepemimpinan adat yang sempat terjadi akhirnya terisi melalui tahapan musyawarah adat yang matang, melibatkan tokoh adat, pemangku kepentingan, dan unsur pemerintahan dengan penuh kehati-hatian serta penghormatan terhadap tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Sultan Pelalawan, T. Zulmizan, M.Si, yang menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya seremoni adat semata, melainkan bagian dari upaya menjaga marwah adat dan memperkuat eksistensi kelembagaan adat di Kabupaten Pelalawan. Menurutnya, adat adalah fondasi moral yang menjadi penjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.

Puncak prosesi ditandai dengan pembacaan warkah adat oleh Datuk Engku Raja Lela Putra, yang berisi amanah besar kepada Datuk yang baru dilantik. Dalam suasana haru dan khidmat, disampaikan pesan agar pemimpin adat senantiasa menjadi pelita bagi masyarakat, menegakkan adat dan syarak, serta menghadirkan kesejukan dan kebijaksanaan dalam kehidupan sosial.

“Datuk yang diwarkahkan hari ini hendaknya menjadi suluh dalam gulita, penawar penolak bisa, penenang dalam duka, penyejuk dalam berita serta penyabar dalam murka,” demikian petikan amanah adat yang mengandung nilai moral dan tanggung jawab besar bagi pemegang gelar kehormatan tersebut.

Pelantikan ini juga menjadi bukti nyata peran penting Datuk Engku Raja Lela Putra dalam menjaga kesinambungan adat di Pelalawan. Melalui proses yang tertib dan penuh kehormatan, beliau memastikan bahwa setiap tahapan berjalan sesuai aturan adat, sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga warisan budaya dan kearifan lokal masyarakat Melayu Pelalawan.

Dengan dilantiknya HM Rojuli sebagai Datuk Rajo Bilang Bungsu, masyarakat menaruh harapan besar agar beliau mampu menjalankan amanah sebagai penjaga nilai adat, perekat persatuan, dan pengayom masyarakat. Prosesi ini bukan hanya menandai pergantian kepemimpinan adat, tetapi juga memperkuat sinergi antara adat, masyarakat, dan pemerintah demi menjaga keharmonisan serta mendorong kemajuan Kabupaten Pelalawan ke depan. ****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses