Sidang Paripurna, Perwakilan Pemko Batam Tidak Hadir

Batam47 Dilihat

MediaKepriNews.Com –Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Batam,  Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aman, Spd menyayangkan ketidakhadiran Pemerintah Kota (Pemko) Batam saat sidang paripurna terkait penyampaian hasil reses Anggota DPRD Batam.

Menurut Aman, sidang paripurna merupakan forum tertinggi dalam pengambilan keputusan. Dimana Pemko dan DPRD Batam sama-sama sebagai bagian pemerintahan daerah, sudah sepatutnya Wali Kota, Wakil Walikota atau Sekretaris Daerah (Sekda) salah satunya dapat mewakili Pemko Batam dalam setiap rapat paripurna.

“Agenda terkait penyampaian hasil reses itu menggunakan anggaran yang cukup besar. Subtansinya juga sangat penting. Karena di dalam reses Anggota DPRD, berbagai aspirasi masyarakat tersampaikan secara langsung,” ungkap Aman, usai Rapat Paripurna DPRD Batam, Rabu (5/7/2023) sore.

Dijelaskan Aman, sesuai aturan yang berlaku, semua hasil reses anggota DPRD itu disampaikan pada rapat paripurna. Sepatutnya perwakilan Pemko Batam bisa mendengarkan langsung, baik secara lisan maupun menerima dokumen tertulis.

“Kita sangat menyayangkan, ternyata dari Pemko Batam, Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota, maupun Sekda tidak ada yang hadir sama sekali. Apresiasi untuk lembaga ini sangatlah kurang menurut kami. Mestinya harus dihadiri. Karena reses ini sudah diatur dalam undang-undang. Nomor 23 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ungkap Aman.

Aman melanjutkan, secara aturan, pihak DPRD Batam telah menyampaikan surat pemberitahuan pada Pemko Batam.

Setiap ada agenda sudah pasti kami berikan undangan. Harusnya ada yang mewakili dalam agenda ini. Karena DPRD dan pemko Batam itu sejalan,” ucapnya.

Selain itu, kata Aman subtansi dari agenda ini merupakan bagian dari perencanaan pembangunan Kota Batam ke depan. Bahkan, Perda yang disusun bersama pemko Nomor 3 tahun 2015 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah menyebutkan bahwa, rencana kerja pemerintah daerah adalah bersumber dari pokok pikiran DPRD yang berasal dari hasil reses Anggota DPRD.

“Ini kan penting, jadi ketika tidak hadir kami sangat menyesalkan. Baru kali ini tidak ada satu pun dari pemko Batam yang hadir. Apapun itu kami sangat menyayangkan. Sekali lagi saya kecewa, mereka tidak ada yang hadir,” pungkas Aman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.