PT NWR Sempat Cekcok Bersama Warga di Mamahan Pangkalan Gondai

Pelalawan31 Dilihat

Pelalawan, MediaKepriNews.Com- Kondisi Dusun Mamahan, Desa Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan mencekam, pasca terjadinya bentrok antara sekuriti PT Nusa Wana Raya (NWR) dengan warga yang belum diketahui asalnya. Peristiwa itu terjadi Senin (14/09/2020) sekitar pukul 09.00 Wib.

Bentrok terjadi di batas wilayah kawasan konsesi PT NWR yang menjadi kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) pemasok kayu ke PT RAPP tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Ario Damar, membenarkan  Masyarakat Desa Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan cekcok dengan sekuriti PT NWR.

Peristiwa itu terjadi akibat cek cok antar warga dengan sekuriti di kawasan perbatasan lahan konsensi PT NWR dengan lahan plasma masyarakat. Kejadian bermula saat sekuriti bermaksud mengawal alat berat membuat parit besar atau kanal di lokasi tersebut, Namun pihak perusahaan tidak berkoordinasi dengan pemilik lahan yang bersebelahan dengan lahan masyarakat. Maka dari itu warga tidak terima dengan cara yang dilakukan PT NWR. Sehingga situasi menjadi panas. Lalu berujung bentrok,” katanya kasat reskrim pada Rabu (16/09/2020).

Dalam peristiwa itu kedua belah pihak mengalami luka-luka.terlihat tidak ada korban jiwa. Namun satu kendaraan operasional sekuriti rusak parah.

Selanjutnya 5 orang pihak PT NWR sudah membuat laporan ke polisi. Adapun nama yang membuat laporan diantaranya Darmawan (security PT NWR), Nasrul (security PT NWR), Ronaldo (security PT NWR), Agus rahman (security PT NWR), Sabar Triyono (security PT NWR).
Sedangkan pihak masyarakat belum ada melapor.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat dan pihak perusahaan agar menahan diri agar tidak ada bentrokan susulan, demi mencegah terjadinya perbuatan yang menjurus pada pelanggaran hukum.

“Anggota Polres Pelalawan sudah diturunkan, situasi sekarang sudah kondusif, aktivitas warga sudah berjalan,” terangnya. EP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.