Tukang Muat Buah Sawit Tewas Diduga Didor Senjata Softgun

Pelalawan51 Dilihat

Pelalawan,MediaKepriNews.Com- Seorang warga Pelalawan,  sehari-hari berprofesi sebagai tukang muat buah sawit J (30) tewas bersimbah darah, Selasa (19/05/2020). Korban tewas diduga ditembak pakai senjata softgun. Pelaku saat ini sedang diburu polisi.

Berdasarkan informasi yang dirangkum dilapangan, korban diketahui, berinisial J (30) warga Barak Bencong Dusun II Sungai Medang, Desa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras.
Lokasi penembakan hingga korban tewas, terjadi Selasa (19/05/2020) sekira pukul 12.00 WIB di jalan koridor KM 68, RT 04, RW 02 Dusun II Sungai Medang Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras. Tepatnya, disebuah pondok dekat kolam pancing dekat pengumpulan tandan buah sawit yang disebut RAM.

Menurut keterangan saksi seorang perempuan dilokasi peristiwa itu. Awalnya bertengkar ribut mulut diduga permasalahan dipicu terkait masalah Power Bank pelaku terlapor hilang dan korban dituduh mengambilnya. Tidak beberapa lama kemudian terdengar suara letusan diduga berasal dari senjata milik Terlapor (diduga senjata Soft Gun). Di TKP terlihat korban J, sudah terkapar bersimbah darah.

Kapolres Pelalawan melalui kasat reskrim AKP Teddy Ardian SH SIK membenarkan peristiwa dan masih melakukan penyelidikan serta memburu pelaku terlapor sampai ke hutan.
“Benar, ada kejadian penganiaan terhadap J (30) sekira pukul 12.00 WIB di jalan koridor KM 68, RT 04, RW 02 Dusun II Sungai Medang Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras. Korban yang sehari hari bekerja muat sawit di RAM. RAM ini diduga milik pelaku terlapor S, pelaku terlapor melarikan diri ke hutan. Korban merupakan anak buah pelaku.

Pelaku terlapor masih dalam pencarian. Kita saat ini memburu pelaku sampai ke hutan dan signal sulit, ” ujar Teddy melalui sambungan telepon Rabu (20/05/2020).

Dikatakan kasat bahwa jenazah dibawa ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci guna dilakukan Visum Et Repertum. Jenazah Korban dijumpai luka diduga bekas tembakan dibagian leher Korban. Selanjutnya jenajah korban telah dikembalikan ke pihak keluarga di makamkan di Desa Trans Langkan Kecamatan Langgam pada Rabu (20/05/2020). EP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.