Tolak Bau Busuk, AMBB Demo PT RAPP/APR

Pelalawan24 Dilihat

Mediakeprinews.com- Aliansi AMBB menggelar aksi demo Menolak Bau Busuk melakukan unjukrasa/demo di pintu pos satu PT RAPP Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci. Aksi unjukrasa oleh puluhan orang dari Laskar Melayu Riau Pelalawan, ICMI Muda Pelalawan, KAMMI Pelalawan, Persatuan Pemuda Melayu Pesisir dan PTMP Riau. Melakukan protes bau busuk dimulai sekitar jam 14 : 40 wib, dan berakhir 16 : 40 wib pada Sabtu (14/03/2020).

Protes bau busuk diduga berasal dari PT RAPP/APR. PT Asia Pasifik Rayon (APR) mengola serat kayu menjadi rayon dan benang. Pabrik PT APR dikomplek PT RAPP yang mengola kayu menjadi pulp dan kertas. Telah menambah produksi menjadi rayon dengan PT APR. Kelompok AMBB melakukan aksi protes dan berorasi sekitar 2 jam.

Dalam hal ini AMBB juga tidak mau memberikan kesempatan kepada pihak perwakilan perusahaan untuk memberikan jawaban. AMBB hanya mau diterima langsung pimpinan perusahaan yang dapat memberikan putusan atau berwenang.

Dimana Wan Jack dari pihak PT RAPP yang berada dilokasi unjuk rasa tidak diberikan kesempatan untuk menjawab unjuk rasa tersebut . AMBB hanya menyebut Ali Sabri dan Edward Ginting selaku direktur PT RAPP yang ditunggu pengunjuk rasa.

Penolakan Aliansi Menolak Bau Busuk (AMBB) melakukan aksi unjukrasa yakni:
1. Tuntaskan bau busuk yang diakibatkan oleh pabrik APRIL group yaitu PT RAPP, PT APR dan APY. Karena diduga mengakibatkan pencemaran udara dan berdampak membahayakan kesehatan masyarakat.
2. Meminta kepada APRIL Group mempublikasikan setiap harinya kualitas udara kepada masyarakat umum.
3. Apabila selama tujuh (7) hari tidak ada tindak lanjut atas tuntutan poin 1 dan 2 maka akan mengelar aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi permasalahan tersebut ke pemerintah pusat.
Aksi ini sebagai Koordinator Lapangan (korlap) Koralap 1 Ardi Wiranata, Korlap 2 Dedi Azwandi dan Koordinator Umum (Kordum) Tauhid Marifatullah. EP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.