Ramadhan 1444 H Peduli Keselamatan, Ditlantas Polda Riau Bersama Warga Cor Jalanan Berlubang Jl Paus Pekanbaru

Pekanbaru44 Dilihat

MediaKepriNews.Com- Suasana Bulan Ramadhan 1444 H, Sabtu 01 April 2023, Direktur Lalulintas Polda Riau KBP Dwi Nur Setiawan, SIK, MH yang bekerjasama dengan warga pengusaha molen dan didampingi PJU Ditlantas Polda Riau melaksanakan pengecoran jalanan berlubang yang ada di sepanjang di Jl Paus kota Pekanbaru. Dimana jalanan berlobang tersebut sudah sangat membahayakan pengendara terutama roda dua dan terlebih di saat hari hujan.

Aplaus….KBP Dwi Nur Setiawan, SIK, MH mengatakan, “Alhamdulillah, pagi ini saya dan PJU Ditlantas Polda Riau serta rekan pengusaha molen bisa turun langsung untuk melaksanakan pengecoran jalanan yang berlubang yang ada di sepanjang Jl Paus Pekanbaru. Pengecoran lobang jalan ini kami lakukan berdasarkan keluh kesah dari masyarakat setempat dan pengendara roda dua” ucap KBP Dwi Nur Setiawan.

Perlu kita ketahui semua, pengecoran jalan ini kita lakukan pertama adanya laporan masyarakat. Sering adanya kejadian kecelakaan tunggal yang disebabkan banyak jalanan yang berlubang. Kemudian kita lakukan survei jalan sebelum melaksanakan pengecoran lubang.  Melihat kondisi Jalan Paus yang ada saat ini kita sama sama kita lihat. Akhirnya kita berinisiatif untuk segera menindaklanjuti dan melakukan pengecoran lobang yang sudah sangat membahayakan pengendara dan meresahkan masyarakat,” jelasnya saat ikut melakukan pengecoran jalan.

Sementara itu, salah satu pengendara motor yang terlibat antrian kendaraan saat hendak melintasi jalan yang sedang di perbaiki yang juga menyaksikan langsung apa yang di kerjakan Dirlantas Polda Riau bersama PJU dan pengusaha molen menyampaikan apresiasinya dan ucapan terimakasih kepada Dirlantas Polda Riau.

“Saya mewakili masyarakat dan pengendara yang selalu melintas di Jalan Paus ini sangat mengapresiasi sekali tindakan dan respon bapak Dirlantas Polda Riau beserta jajarannya. Perlu kita ketahui semua, jalan ini kalau sudah hujan dan air pun tergenang dan banyak sekali pengendara roda dua yang jatuh dan mobil juga ada yang mati karena terperosok lubang jalan dan mengakibatkan mesin motor dan mobil mati” ujar ibu Ani salah satu ASN di salah satu sekolah yang ada di Jalan Paus.

Sementara itu bapak Herman yang kebetulan salah satu pedagang Tupperware dan juga

Warga Jl Paus juga menceritakan pengalamannya saat jalan yang berlubang dilintasi masyarakat, baik kondisi kering maupun hujan.

“Maaf ya pak, kalau panas, jalan berdebu dan macet karena antrian untuk elakan lobang. Terlebih disini ni kan ada tikungan, kadang tiba-tiba roda dua ada yang jatuh sendiri akibat besarnya lobang yang di lewati, dan kalau sudah hujan ya sudahlah, sudah bisa kami pastikan banyak pengendara motor jatuh terperosok lobang, mesin motor mati dan mobil pun banyak mati dan akhirnya mogok, ya otomatis terjadi macet panjang” terangnya.

“Saya mewakili masyarakat setempat dan para pedagang yang ada di sepanjang jalan ini khususnya di depan ruko saya. Saya mengucapkan aplaus dan ribuan terimakasih kepada bapak Dirlantas Polda Riau serta jajaran yang telah peduli terhadap kami masyarakat dengan melihat kondisi jalan yang berlubang ini.  Semoga apa yang bapak semua lakukan hari ini bisa menjadi ladang amal ibadah bapak – bapak semua, terutama bulan Ramadhan” imbuh pak Herman.

Selain mengawasi pengerjaan pengecoran jalan yang berlubang, Dirlantas Polda Riau juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan tertib dalam Berlalulintas.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa bermanfaat untuk masyarakat setempat serta Pengendara yang melintasi jalan Paus. Namun demikian kami dari Direktorat Lalulintas Polda Riau juga menghimbau kepada seluruh pengendara tetap patuhi tata tertib berlalulintas, pakai helm SNI dan jaga jarak aman kendaraan dan utamakan keselamatan dari pada kecepatan, ingat keselamatan itu yang pertama dan utama” tutupnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.