Batam, MediaKepriNews.Com- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Batam resmi menggelar pelantikan kepengurusan baru periode 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung terbuka pada Sabtu (11/7/2026), bertempat di Lapangan SP Plaza, Batuaji, Kota Batam.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi IPK Kota Batam dalam menegaskan kembali peran organisasi kepemudaan sebagai wadah pembinaan, pemberdayaan, dan pengembangan potensi generasi muda agar lebih produktif, berkarakter, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Dalam kepengurusan baru ini, DPD IPK Kota Batam dinakhodai oleh Devin Hutabarat, S.Kom., sebagai Ketua. Ia didampingi Tony Sihombing, S.St., sebagai Sekretaris, serta Guntur MJ sebagai Bendahara.
Sementara itu, untuk menyukseskan jalannya kegiatan pelantikan, panitia dikomandoi oleh Riko Silaban, S.Kom., selaku Ketua Panitia, bersama Ricardo Aritonang, S.E., sebagai Sekretaris Panitia. Kegiatan ini turut mengundang berbagai elemen masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta undangan lainnya untuk hadir menyaksikan pengukuhan kepengurusan baru DPD IPK Kota Batam.
Dengan mengusung tema “Menciptakan Pemuda Berkarakter, Menginspirasi, Berintegritas, dan Semangat dalam Berkarya,” pelantikan ini tidak hanya dimaknai sebagai seremoni pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi titik awal konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan di Kota Batam.
DPD IPK Kota Batam di bawah kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa warna baru dalam gerakan kepemudaan. IPK diharapkan hadir bukan sekadar sebagai organisasi massa, tetapi sebagai wadah kaderisasi pemuda yang memiliki disiplin, tanggung jawab, jiwa sosial, dan integritas dalam berkarya.
Keberadaan organisasi kepemudaan memiliki dasar yang kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan menegaskan bahwa organisasi kepemudaan memiliki fungsi strategis sebagai sarana penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan potensi pemuda.
Dalam konteks yang lebih luas, peran pemuda juga sejalan dengan cita-cita luhur bangsa sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni ikut memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, organisasi kepemudaan seperti IPK memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Melalui struktur kepengurusan baru yang diisi oleh sejumlah figur muda dengan latar belakang pendidikan, pengalaman organisasi, serta kemampuan profesional, DPD IPK Kota Batam diharapkan mampu membangun citra baru organisasi kepemudaan yang lebih modern, terbuka, dan berorientasi pada karya nyata.
IPK Batam juga diharapkan mampu mematahkan stigma lama bahwa organisasi kepemudaan identik dengan gesekan fisik atau kepentingan kelompok semata. Sebaliknya, kepengurusan baru ini diharapkan dapat mengubah energi besar pemuda menjadi kekuatan gagasan, kreativitas, solidaritas, dan aksi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sebagai kota industri, perdagangan, pariwisata, dan gerbang internasional, Batam membutuhkan peran aktif pemuda dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan daerah. Dengan komposisi masyarakat yang heterogen, organisasi kepemudaan dituntut mampu menjadi perekat sosial, bukan pemicu perpecahan.
Karena itu, kehadiran DPD IPK Kota Batam dengan semangat baru diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga kondusivitas, memperkuat persaudaraan, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan masyarakat luas.
Selain menjaga kondusivitas daerah, IPK Batam juga diharapkan mampu mendorong pemberdayaan ekonomi kreatif di kalangan pemuda. Kreativitas generasi muda dapat diarahkan untuk menciptakan peluang usaha baru, mengembangkan UMKM, memanfaatkan teknologi digital, serta membuka ruang kerja produktif bagi anggota dan masyarakat.
Dengan latar belakang teknologi informasi yang dimiliki Ketua DPD IPK Kota Batam, Devin Hutabarat, S.Kom., organisasi ini memiliki peluang besar untuk mengembangkan program-program kepemudaan berbasis digital. Hal tersebut dapat menjadi nilai tambah dalam mendorong pemuda IPK agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Di sisi sosial, IPK juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam kegiatan kemasyarakatan. Mulai dari kegiatan gotong royong, advokasi warga, bakti sosial, kepedulian terhadap lingkungan, hingga keterlibatan dalam penanganan bencana atau situasi darurat yang membutuhkan solidaritas pemuda.
Pelantikan kepengurusan baru DPD IPK Kota Batam periode 2026–2031 ini menjadi awal dari tanggung jawab besar. Pengurus yang baru dilantik tidak hanya dituntut mampu membesarkan organisasi, tetapi juga harus mampu membuktikan bahwa IPK hadir sebagai kekuatan pemuda yang positif, santun, berwibawa, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat berkarya, berintegritas, dan menginspirasi, DPD IPK Kota Batam diharapkan mampu menjadi rumah besar bagi pemuda yang ingin bergerak maju, membangun karakter, serta memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.
Momentum pelantikan ini sekaligus menjadi pesan bahwa pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Pemuda harus hadir sebagai pelaku perubahan, penggerak persatuan, dan penjaga masa depan daerah.
Melalui kepengurusan baru ini, IPK Batam menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan semua pihak, menjaga marwah organisasi, serta melahirkan kader-kader muda yang memiliki keberanian, kepedulian, dan tanggung jawab sosial dalam membangun daerah.
[Red]













