PB HMI Resmi Tetapkan Givo Vrabora Pimpin Badko Sumbagteng

PEKANBARU,MediaKepriNews.Com,:— Dinamika organisasi di tubuh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (Badko) Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) yang meliputi Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, dan Jambi resmi berakhir. Kepastian tersebut ditandai dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar HMI Nomor: 054/A/KPTS/01/1448, yang menetapkan Givo Vrabora sebagai Ketua HMI Badko Sumbagteng periode 1447–1449 H/2025–2027 M.

Keputusan yang diterbitkan oleh Pengurus Besar HMI itu merupakan hasil peninjauan kembali terhadap dinamika organisasi yang terjadi di tingkat cabang dalam wilayah Badko Sumbagteng. Melalui SK tersebut, PB HMI sekaligus membatalkan ketetapan sebelumnya dan menegaskan legalitas kepengurusan di bawah kepemimpinan Givo Vrabora.

Menanggapi keputusan tersebut, Givo Vrabora mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menilai berakhirnya dinamika organisasi menjadi momentum penting untuk memperkuat rekonsiliasi, membangun komunikasi yang lebih baik, dan mengonsolidasikan seluruh elemen HMI di wilayah Sumatera Bagian Tengah.

“Dinamika ini adalah bagian dari proses pendewasaan organisasi. Kini saatnya kita mengakhiri seluruh perbedaan pandangan. Saya mengajak seluruh kader dan cabang-cabang di bawah naungan Badko Sumbagteng untuk kembali merapatkan barisan,” ujar Givo, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, setelah persoalan organisasi diselesaikan, seluruh energi kader harus diarahkan pada agenda-agenda strategis HMI. Penguatan sistem perkaderan, peningkatan kualitas sumber daya kader, serta mengembalikan organisasi pada khittah perjuangan HMI menjadi prioritas utama dalam kepengurusan yang baru.

Givo juga menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi HMI ke depan tidak semakin ringan.
Karena itu, dibutuhkan soliditas, sinergi, dan semangat kebersamaan dari seluruh cabang agar HMI mampu terus memberikan kontribusi nyata dalam menjawab persoalan umat, bangsa, dan daerah.

“Mari kita kembali fokus pada agenda utama kita, yakni penguatan perkaderan dan perjuangan HMI. Tantangan ke depan masih sangat besar, dan kita membutuhkan soliditas serta sinergi yang kuat dari seluruh cabang untuk memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” tegasnya.

Dengan terbitnya SK Pengurus Besar HMI tersebut, Givo Vrabora berharap seluruh cabang dan kader HMI di bawah naungan Badko Sumbagteng dapat mengakhiri perbedaan yang sempat terjadi dan kembali bersatu dalam satu barisan perjuangan. Ia menegaskan bahwa masih banyak isu strategis kebangsaan, keumatan, dan pembangunan daerah yang membutuhkan peran aktif HMI sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses