Kesiapan Pengamanan Pilkada Pelalawan DANDIM 0313/KPR Tegaskan Harus Netral Tidak Berpihak Kepada Salah Satu Paslon

Pelalawan45 Dilihat

Pelalawan,MediaKepriNews.Com-Dandim 0313/KPR Letkol Inf Leo Oktavianus S.Sos M.I.Pol menegaskan seluruh jajarannya harus bertindak netral, tidak memihak kepada salah satu pasangan calon (Paslon) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Kabupaten Pelalawan tahun 2020. Hal ini disampaikannya usai melakukan kunjungan kerja Ke Koramil 03 / Bunut dan Koramil 15/KK dalam rangka kesiapan Pengaman Pilkada, pada Senin (07/12/2020).

Dandim 0313/ KPR Letkol Inf Leo Oktavianus S.Sos .M.I.Pol melakukan kunjungan dan pengecekan pasukan didampingi Pabung Mayor Inf.S.Tarigan, Pasi Ops Kpt Inf Yuhardi, Dan Unit Intel Letda Arh .T.Purba. ” Hari ini Kunjungan Kerja Ke Koramil 03 / Bunut dan Koramil 15/Kuala Kampar dalam rangka kesiapan Pengaman Pilkada Serentak 2020 Kabupaten Pelalawan. Kita melakukan kunjungan untuk pengecekan serta memberikan pengarahan kesiapan pengamanan Pilkada Kabupaten Pelalawan. Kita tegaskan netral,” ujar Dandim.

Adapun rangkaian kegiatan kunjungan Dandim 0313/KPR dan rombongan. Pada Pukul 07.00 wib Dandim 0313/KPR beserta rombongan tiba di Koramil 03/Bunut disambut Danramil Kpt Arm Hadi Peayitno dan anggota Koramil.

Dilanjutkan dengan pengarahan kepada seluruh anggota Koramil 03/Bunut.
Pukul 08.20. wib Dandim 0313/ KPR Leo Oktovianus.Sinaga S.Sos.M.Pol
Meninggalkan Koramil O3 / Bunut selanjutnya menuju Ke Koramil 15/Kuala Kampar.

Rombongan melalui jalur Sungai Kampar naik speed boat melalui Pulau Muda tiba di Kuala Kampar Pukul 12.25 wib . Dandim beserta rombongan tiba di Koramil 15 / KK di sambut oleh Muspika Kecamatan Kuala Kampar.
Dalam inti pengarahan DANDIM 0313/KPR sebagai berikut.

“Harus Netral dan tidak berpihak kepada salah satu Paslon dalam menghadapi berlangsungnya Pilkada serentak di Kabupaten Pelalawan.
Ada kasus hukum beberapa ASN di lingkungan Pemda Pelalawan yang terlibat politik praktis atau tidak netral dengan mendukung salah satu paslon telah diproses hukum.
Kasus hukum terlibat politik praktis atau tidak netral, tidak terjadi kepada para babinsa dan kita harus netral, karena para babinsa adalah target utama bagi mereka yang ingin memanfaatkan situasi sehingga harus di waspadai.
Jika ini terjadi tentunya akan rugi diri sendiri dan satuan. Apalagi masalahnya sudah viral sampai ke satuan atas pasti akan menjalani proses secara hukum yang berlaku” tegas Dandim mengingatkan jajarannya. EP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.