Pelalawan, MediaKepriNews.Com- Kepala Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Riau, Tomjon terus berjuang melakukan upaya listrik hidup 24 jam satu hari di desanya. Bertemu dengan Bupati Pelalawan H Zukri beberapa hari yang lalu, Tomjon ajukan permintaan agar desa Kuala Panduk hidup listrik 24 jam.

Hal ini di benarkan oleh Bupati Pelalawan H Zukri, Kamis (20/05/2021) di Pangkalan Kerinci.

“Kades Desa Kuala Panduk bertemu beberapa hari lalu, menyampaikan situasi Desa Kuala Panduk. Salah satunya mengajukan listrik hidup 24 jam. Pengajuannya kita apresiasi sebagai salah satu masukan. Ini menjadi salah satu bahan diagnosa di Desa Kuala Panduk untuk di tindak lanjuti,” kata Bupati yang baru dilantik 26 April 2021 itu.

Menurut Bupati Pelalawan, permintaan desa Kuala Panduk sangat etis. “Pengajuan Kades sangat etis untuk peningkatan pelayanan di desa. Akan ada tindak lanjut dari permintaan kades,” ujar H Zukri mantan wakil Ketua DPRD Riau itu.
Sementara itu Tomjon menyampaikan kebutuhan listrik hidup 24 jam di Desa Kuala Panduk sebagai kebutuhan penting . “Masyarakat Desa Kuala Panduk membutuhkan listrik hidup 24 jam. Ini saya ajukan kepada T Efrisyaputra Direktur PD Tuah Sekata sebagai pengelola listrik saat ini dan juga kepada Bupati Pelalawan H Zukri,” ungkap Tomjon kepada wartawan.
Dikatakan Timjon, Listrik di Desa Kuala Panduk hanya hidup dari jam 18.00 wib ( 06.00 sore) sampai jam 24.00 wib. ” Kita dari Desa Kuala Panduk ajukan listrik hidup 24 jam. Karena ini salah satu yang sangat dibutuhkan masyarakat,” jelas Tomjon.

Berharap ada solusi listrik 24 jam di Desa Kuala Panduk. ” Karena pak Bupati Pelalawan telah kita sampaikan, berharap segera ada solusi. Permintaan kebutuhan listrik 24 jam diapresiasi bupati. Saya berterima kasih atas dapat bertemu menyampaikan permintaan kebutuhan masyarakat, listrik hidup 24 jam di Desa Kuala Panduk,” kata Tomjon. ****

Artikulli paraprakBatam Siap Menjadi Sentral E-Commerce
Artikulli tjetërPelalawan Zona Merah COVID-19, Wabup Ajak Masyarakat Terapkan Prokes

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.