Binatang Buas di Pulau Muda Masuk Perangkap

Pelalawan7 Dilihat

MediaKepriNews.Com- SaSatu ekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) tertangkap masuk perangkap pada Minggu (06/11/2022) malam. Kemunculan harimau yang bikin resah, suasana mencekam warga dalam satu minggu terakhir di Dusun Tanjung Pulai Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau. Tertangkap harimau masuk perangkap dilaporkan Ateng warga Pulau Muda, Senin (07/11/2022).

Tertangkapnya harimau masuk perangkap di Dusun Tanjung Pulai dibenarkan Hansen Siregar Kabid Wilayah I BKSDA Riau. ” Ya sudah ada masuk perangkap satu ekor di Dusun Tanjung Pulai. Saat ini lagi rapat, nanti akan disampaikan secara resminya,” ucapnya singkat.

Diketahui harimau masuk ke permukiman warga sudah satu minggu terakhir. Sudah dapat laporan Minggu (30/10/2022) malam. Harimau sempat menerkam kambing dan memangsa bebek serta ayam di kandang. Warga juga menemukan jejaknya.

BKSDA Riau telah menurunkan tim ke lokasi kejadian untuk memberikan rasa aman kepada warga. Petugas juga memasang kamera pemantau untuk mengidentifikasi individu harimau tersebut. BKSDA juga sudah pasang perangkap (boxtrap) dan kambing bekas yang diterkam jadi umpannya.

Daerah pemukiman warga yang didatangi harimau berada dekat dengan kawasan hutan landscape Kerumutan. Daerah itu memang lintasan harimau sumatera landscape Kerumutan.

Menurut BKSDA Riau jumlah harimau sumatera di kawasan itu diperkirakan tak sampai puluhan ekor. Kemunculan harimau sumatera ke permukiman warga, penyebab adalah dampak dari kerusakan hutan. Kerusakan hutan yang menjadi habitat harimau sudah tertekan. Sekarang hutan berubah fungsi jadi kebun dan lahan perkebunan.

Langkah BKSDA menurunkan tim mitiigasi terdiri dari Ali Sonang H (Polhut BBKSDA Riau), Asep Firman (anggota BBKSDA Riau, PT Arara Abadi (4 personil), Kepala Desa Pulau Muda, Ketua RW dusun Tanjung Pulai, Tokoh Masyarakat Desa Pulau Muda , Masyarakat dusun Tanjung Pulai, Pulau Muda.

BKSDA memberikan himbauan kepada ketua RW dan warga sekitarnya untuk tidak keluar rumah pada malam hari kecuali emergency dan jika terpaksa harus keluar harus tetap ada teman. Tim bersama Kepala Desa serta tokoh masyarakat dan warga ramai ramai melakukan pengecekan perangkap (boxtrap). Ternyata sekitar Magrib Ahad (06/11/2022) harimau satu ekor tertangkap masuk perangkap. EP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.