BBM Di Kuala Kampar Langkah, SPBU Kompak Tulis Maaf Pertalite Dalam Perjalanan, Senin 17 Oktober 2022

MediaKepriNews.Com- Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan Riau mengalami kelangkaan bahan bakar minyak ( BBM). Masyarakat sangat kesulitan mencari BBM jenis pertalite dan bio solar karena keterlambatan distributor. Hal ini disampaikan Kapolsek Kuala Kampar AKP Hanova Siagian SH, sebagai hasil monitornya Senin (17/10/2022).

“Dari hasil monitor ketersediaan BBM, tim Polsek Kuala Kampar, hari ini Senin 17 Oktober 2022 menemukan terjadi kelangkaan BBM sejak hari Sabtu 15 Oktober 2022. Di SPBU Kontak menulis Maaf Pertalite Dalam Perjalanan dan Maaf Bio Solar dalam perjalanan,” ungkap Kapolsek kepada wartawan.

Kelangkaan BBM di kecamatan Kuala Kampar sangat dirasakan masyarakat yang memiliki kegiatan membutuhkan BBM. Karena kegiatan rata rata harus membutuhkan BBM. Ini gawat klo makin lama. “Stok BBM yang ada di SPBU Kontak nihil atau kosong.

Informasi SPBU nihil ini disebabkan karena keterlambatan pihak transportir mendistribusikan BBM ke SPBU Kompak yang mana pihak manajemen SBPU Kompak telah memesan BBM semenjak hari Kamis tanggal 13 Oktober 2022. Namun hingga hari ini belum masuk atau dalam perjalanan,” kata Kapolsek yang telah melaporkan ke Polres Pelalawan.

Dijelaskannya, akibat keterlambatan transfortasi distributor tersebut terjadi kelangkaan BBM semenjak hari Sabtu tanggal 15 Oktober 2022 di wilayah Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Kuala Kampar.

Kapolsek berharap agar BBM langkah ini segera ada solusi mengatasinya. “Situasi mencari BBM sangat sulit sehingga menyulitkan kegiatan masyarakat. Berharap kepada distributor segera mengirimkan BBM untuk mengatasi kesulitan masyarakat, ” pungkasnya.

Artikulli paraprakHUT 58 Partai Golkar di Pelalawan, Ribuan Masyarakat Jalan Santai Rebut Doorprize
Artikulli tjetërUkir Prestasi Lagi, JDHI Batam Terbaik Nasional

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.