Terjawab, Bendahara DLH Pelalawan Sempat Dikabarkan Melarikan Diri

Pelalawan32 Dilihat

MediaKepriNews.Com,- Kabar atau berita bendahara dijajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan dikabarkan melarikan diri ternyata tidak benar. Dan diduga  telah mengelapkan uang tunai dengan jumlah milyaran rupiah sudah terjawab.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan, Eko Novitra, ST MSi mengatakan bahwa bawahannya bendahara enerimaan M Hadi tidak melarikan diri. Hal ini disampaikannya, Minggu (30/04/2023) saat di hubungi media ini.

“Bendahara penerimaan M Hadi tidak melarikan diri. Dia tidak ke mana – mana, ada di Pangkalan Kerinci dan masuk kerja sebagaimana biasanya,” ungkap Eko kepada media ini.

Eko Novitra mengatakan Kabid Pengelolaan Sampah, B3 dan Limbah B3 Junaidi, SPd serta M Hadi selaku bendahara penerimaan telah meluruskan pemberitaan media yang simpang siur yang sempat viral beberapa hari.

Dihadapan awak media Kadis DLH juga menyatakan bahwa jumlah uang yang diduga digelapkan stafnya itu tidak berani menyebutkan angka.

“Mengenai jumlah uang berapa jumlahnya yang diduga digelapkan, saya tidak bisa menyebutkan. Soalnya sekarang lagi diaudit BPK. Kita menunggu hasil audit LHP BPK dari retribusi sampah. Nanti hasil dari BPK,” ujar Eko.

Selain itu Eko menjelaskan struktur organisasi di dinas itu khususnya di bagian keuangan. “Jabatan bendahara di DLH Pelalawan ada dua bidang, bendahara penerimaan dan bendahara pengeluaran. Bendahara penerimaan adalah M Hadi,” jelas Eko.

Pungutan sampah ke depannya akan dilakukan evaluasi dan akan bekerja sama dengan RT dan RW.

Pemungutan retribusinya sampah akan dilakukan penertibkan dan dilakukan secara tranparan. Selama ini pungutan sampah ada kebocoran – kebocoran dan ini akan dievaluasi. Sekarang lagi dipelajari dan sementara kita hentikan.

Beredar pemberitaan, Oknum bendahara dijajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan dikabarkan melarikan diri. Tidak sekedar itu oknum ini juga diduga telah menggelapkan uang tunai dengan jumlah milyaran rupiah.

Menurut sumber yang dapat dipercaya dan tidak mau disebutkan namanya itu mengatakan ke media ini, oknum bendahara tersebut telah melarikan diri dan membawa uang kabur.

Dan menurutnya oknum bendahara tersebut melarikan diri ke propinsi tetangga.”Bendaharanya telah melarikan diri dan membawa uang diduga milyaran rupiah ke propinsi tetangga,” kata sumber itu. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.