Pemerintah Pusat Gelotorkan Dana Miliaran Tanam Pohon Magrove, Di Wilayah ini Gencar Timbun Mangrove

Batam27 Dilihat

MediaKepriNews.Com- Hutan mangrove di wilayah Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Batam, semakian memprihatinkan. Pasalnya kegiatan aktivitas penimbunan hutan mangrove di daerah itu masih gencar berlangsung.
Diperkirakan Puluhan hektar hutan mangrove di wilayah tersebut sudah mengalami kerusakan akibat penimbunan yang terus dilakukan oleh sejumlah oknum yang diduga pengembang property.

Pantauan awak media ini di lokasi penimbunan, sejumlah mobil dump truck berukuran jumbo diduga milik salah satu pengembang properti di kota Batam, sedang beroperasi lalu lalang untuk mengangkut tanah timbunan.
Seorang warga Tanjung Piayu (meminta namanya tidak dipublikasi) mempertanyakan Kegiatan Penimbunan hutan mangrove tersebut.
Menurutnya, disaat warga lokal menanam dan bahkan merawat hutan mangrove di wilayah Sei beduk, tetapi pemerintah masih tetap saja mengalokasikan lahan hutan mangrove yang diduga nya untuk kepentingan bisnis pihak lain.
” Penimbunan lahan hutan mangrove dilokasi ini sangat saya sayangkan, ada apa ini, apakah pemerintah sudah mengeluarkan izin atas kegiatan itu, apakah dibenarkan, ini kepentingan siapa, apakah pengembang perumahan?, setahu saya kita warga Piayu disarankan ibu negara Iriana Joko Widodo untuk menanam dan merawat pohon mangrove, mengapa justru merusak”, ujarnya di komplek ruko Sei Daun, 13/09/22.
Lebih lanjut disampaikannya, Terkait perusaahaan yang melakukan penimbunan hutan mangrove di wilayah tersebut belum diketahui nya, hanya saja ada info untuk dijadikan lahan kavling.

Kami masih mencari tahu siapa pihak yang melakukan penimbunan ini, memang ada informasi untuk kepentingan lahan kavling, tapi itu masih belum pasti, sebab menurut saya tidak mungkin BP Batam, Akan alokasikan lahan hutan bakau kepada pihak lain. kita juga resah atas kegiatan ini, bapak lihat sendiri kondisi jalan ditempat ini, selain berdebu jalan mengalami kerusakandugaan karena tidak mampu menahan beban dump truck yang berukuran jumbo untuk mengangkut tanah timbunan”. Paparnya.

Hingga berita ini dipublis, media ini masih menunggu penjelasan pihak pengembang, dan belum diketahui peruntukan atas lahan yang dialokasikan tersebut serta erizinan apa yang sudah dimiliki atas penimbunan lahan hutan mangrove tersebut?

Liputan: Sofyandri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.