Pembangunan Jalan Kav.Sumber Seraya Baru Terlalu Di Paksakan

Kepri, Nasioanl51 Dilihat

Batam,mediakeprinews.com-perencanaan pembanguan jalan Kav.Seraya Baru Rt.04,Kelurahan Sungai langkai,Kecamatan sagulung, masih lahan labil, namun sudah dianggarkan untuk mempercepat pembangunan semenisasi atau pengaspalan melalui APBD Kota Batam,kamis soreh, 15/3/2018

Abdul latif Soreh sekira pukul 3:00 mengatakan,”dalam pembahasan musrembang selamah ini perangkat Rt/Rw mengusulkan pembangunan normalisasih sungai sajah,bukan pembangunan jalan ,dia menambahkan, sepengetahuan saya selamah ini untuk normalisasih sungai ,ucap Abdul tatif

“Lanjut Ketua RW 08 Abdultatif ,tahun 2017 terakhir ada pelaku usaha yang membuka akses jalan ini, lebih kurang 6 bulan terakhir,

Sesuai inpormasi dari pemerintah daerah di tingkat kecamatan tahun ini akan memulai pembangunan jalan,bilah dilanjut untuk percepatan pembangunan jalan semenisasi atau pengaspalan jalan kav.Seraya baru, Rt 04 bisa jadi siah-siah,ucap RW

Lanjutnya,” karena masih pematangan tanah,belum ada satu tahun sesudah ditimbun,namun sudah diarencanakan secepatnya untuk semenisasi atau pengaspalan,Dia menilai ada kebijakan didalam nya, saya bukan melarang pembangunan pemerintah,pada prinsifnya kita mendukung pembangunan pemerintah asal sesuai dengan perencanaan,sebagai mana pemerintah memikirkan, alangkah baiknya dipastikan dulu normalisasi sungai karena tanah ini masih labil,bagaimana kekuatan pembangunan ini kedepannya bila semenisasih atau pengaspalan didahulukan,

Dalam kesempatan itu J.Sitinjak,warga kavling sumber seraya baru,mengatakan” kepada awak media,hal senada dengan RW tersebut,dia menambahkan tanah masih labil,normalisasi sungai belum ada,jalan ini diperuntukkan untuk normalisasi sungai,jadi harapan kita perencanaan pemerintah harus dipikirkan dulu sesua perencanaan yang baik,apalagi pakai uang rakyat atau APBD,”ucapnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.