Lingga, Mediakeprinews.com-Bupati Lingga Alias Wello bersama Koperasi Serba Usaha (KSU) Tunas Garda Terbilang menggelar panen udang vanamei.

Panen raya perdana ini sekaligus menunjukkan komitmen dan keseriusan Pemkab Lingga mengelola sektor perikanan, terutama perikanan budidaya yang kedepannya akan menjadi salah satu sektor terbesar penyumbang pendapatan asli daerah.

“Alhamdulillah hari ini kita panen raya udang vanamei yang tidak kurang dari 10 ton bahkan bisa lebih. Bisa dibayangkan jika digarap menggunakan lahan 836 hektar hasilnya akan seperti apa”.papar Bupati Lingga Alias wello.

Udang hasil panen tersebut akan di bawa ke kota Medan menggunakan mobil truck untuk dijual disana. Beda daerah beda harganya. Kalau untuk sekarang harganya kami ambil sekitar 50 ribu  sampai 60 ribu per kilo. Perkiraan sampai di Medan sekitar 5 sampai 6 hari lah, apalagi sekarang jalan trans Sumatera sedang macet liburan natal kan”.

Panen yang terlaksana setelah memakan waktu 3 bulan waktu pembesaran ini, untuk sementara masih menggunakan pakan dari Jombang dengan protein level 32 hingga 34. Kedepan, setelah pabrik produksi pakan ikan di implacement timah (Dabo Singkep) sudah mulai berjalan, pihaknya akan menggunakan pakan produksi BUMD tersebut untuk menekan biaya produksi, sehingga akan lebih menguntungkan.

Kedepannya BUMD Lingga sudah punya mesin pakan sendiri, tahun 2020 kita akan pakai pakan lokal karena harga lebih ekonomis, produksi lebih efisien yang akan menghasilkan udang yang lebih optimal”.ungkap Bupati lingga.

Tampak hadir dalam kegiatan ini Asisten 2,Danramil Dabo Singkep,camat Singkep Selatan, camat Singkep Barat,kades Kuala Raya serta undangan lainnya,juga masyarakat setempat.”(Sb)

Artikulli paraprakTinjau Persiapan Mudik, Kemenhub Apresiasi Fasilitas di Terminal Domestik Sekupang dan Internasional Batam Centre
Artikulli tjetërBPPB Tambah Personel Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru 2020

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.