Pelalawan,MediaKepriNews.Com-Sidang putusan Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan atas terdakwa Abdul Arifin perkara perambahan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) seluas 3,69 hektare pada Selasa (23/06/2020). Memutuskan terdakwa Abdul Arifin secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Melakukan kegiatan perkebunan tanpa izin di areal kawasan hutan konservasi TNTN.

Abdul Arifin Terbukti melanggar pasal 40 ayat (2) jo pasal 33 ayat (3) UU RI nomor 5/1990 tentang konservasi daya alam hayati dan ekosistem.

Abdul Arifin dipidana penjara 1 Tahun 6 Bulan denda 50 Juta Rupiah subsider 6 bulan. Adapun barang bukti kebun 3.6 hektar dan rumah yang berdiri diatasnya dirampas untuk dimusnahkan.

Majelis Hakim yang memimpin persidangan ketua PN Pelalawan Bambang Setiawan didampingi
Rahmat Hidayat SH MH, Nurrahmi SH MH. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marthalius SH MH dan Penasehat Hukum (PH) terdakwa DR Zulherman Idris SH MH.

Objek dari perkara ini adalah perambahan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) seluas 3,69 hektare yang sudah ditanami karet dan mendirikan rumah.

Pada tuntutan JPU kepada terdawa, menutut terdakwa pidana 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan.

Mendengar putusan hakim bahwa Abdul Arifin Terbukti melanggar pasal 40 ayat (2) jo pasal 33 ayat (3) UU RI nomor 5/1990 tentang konservasi daya alam hayati dan ekosistem.

Abdul Arifin dipidana penjara 1 Tahun 6 Bulan denda 50 Juta Rupiah subsider 6 bulan. Terdakwa, Jaksa dan Penasehat hukum menyatakan pikir pikir. EP

Artikulli paraprakBCC Tour d’ Bintan Jarak 70 km Tahun Ini
Artikulli tjetërBupati HM Harris Serahkan BLT Tahap II di Tiga Desa Kecamatan Kuala Kampar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.