Ketua DPRD Batam Kamaluddin Soroti Sinergi Penanganan Banjir dan Sampah dalam Dialog Halo Batam

Batam258 Dilihat

Batam, MediaKepriNews.Com- Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, tampil sebagai salah satu narasumber utama dalam forum Silaturahmi dan Dialog Interaktif Halo Batam yang disiarkan Radio Batam FM, Jumat (20/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Engku Hamidah, Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, dalam rangka menandai satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra.

Selain Ketua DPRD, hadir pula Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Muhammad Yunus Muda, S.E., unsur forkopimda, pejabat Pemko Batam, serta sejumlah elemen masyarakat.

Pada dialog tersebut, Amsakar dan Li Claudia menjadi narasumber utama dan menjawab berbagai pertanyaan dari penyiar Batam FM maupun warga yang hadir. Isu yang paling banyak disampaikan masyarakat meliputi penanganan banjir, pengelolaan sampah, dan ketersediaan air bersih.

Dalam kesempatan itu, Haji Muhammad Kamaluddin menyampaikan apresiasi atas setahun kinerja Amsakar–Li Claudia, sekaligus menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menyebut masa kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota sejalan dengan lebih dari satu tahun masa jabatan DPRD Batam periode 2024–2029.

Kamaluddin menegaskan bahwa DPRD terus menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dengan mengedepankan sinergi bersama Pemko Batam serta berbagai pemangku kepentingan untuk menuntaskan persoalan pembangunan, termasuk banjir dan sampah.

“Dukungan DPRD dalam mengatasi persoalan ini diwujudkan melalui pengesahan anggaran dan pembentukan peraturan daerah terkait, agar penanggulangan banjir dan masalah sampah dapat dilaksanakan dengan landasan hukum yang jelas dan anggaran yang tersedia. Kita juga melakukan pengawasan serta mendorong dinas terkait untuk mempercepat pelaksanaan program-program yang berkaitan dengan permasalahan ini,” tegas Kamaluddin.

Ia menambahkan bahwa komisi-komisi di DPRD telah rutin memediasi pengaduan masyarakat mengenai banjir, sampah, dan pelayanan air bersih. DPRD, kata dia, terbuka terhadap seluruh masukan warga dan menjadi jembatan komunikasi dengan pemerintah agar pembangunan tetap sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kita melihat Pak Amsakar dan Bu Li Claudia Chandra sudah berupaya mengatasi berbagai persoalan ini, bukan saja melalui dinas terkait, tetapi juga turun langsung bersama kita seperti meluncurkan gerakan goro massal Batam Asri 2026. Beberapa capaian lain tentu sangat kita apresiasi, seperti pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, dan pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.

Dialog interaktif ini diharapkan menjadi ruang komunikasi yang memperkuat sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dalam memajukan pembangunan Kota Batam. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses