Batam, MediaKepriNews.Com- Warga RW 6 Kaveling Melati melakukan Aksi terhadap pihak pengembang sebagai bentuk protes atas kelalaian pengembang, dimana berdampak banjir drainase buruk, fasilitas umum yang tidak sesuai janji, atau penyerobotan tanah. Aksi ini dapat berupa demonstrasi, pertemuan dialog dengan pihak pengembang, hingga pelaporan kepada pihak berwenang.
Ketika Masyarakat sudah tiba di lokasi Project, Masyarakat langsung bertemu dengan Indra atau pihak pengembang, sehingga langsung mengadakan dialog.
Ditempat yang sama, Masyarakat menyampaikan beberapa keluhan yang terdampak banjir dikarenakan drainase tidak cakap, bahkan meminta supaya pihak pengembang harus bertanggung jawab dalam pembangunan yang layak, termasuk harus dilakukan normalisasi agar masyarakat tidak terdampak banjir.ucapa sejumlah warga pada 10 September 2025
Dalam hal itu, Indra, Pihak pengembang menanggapi keluhan warga, akan dilakukan pembanguan secepat mungkin, yakni, Normalisasi, agar masyarakat tidak terdampak banjir
Bahkan, Indra atau pihak pengembang menyampaikan menyanggupi bahkan akan melakukan normalisasi hari ini juga, Demikian ditegaskan Indra pihak pengembang dihapan warga
“Untuk memastikan janji dari pihak pengembang, Sampai saat ini masyarakat terlihat masi menunggu di lokasi sampai pengerjaan normalisasi itu dilakukan. Namun karena masyarakat sudah tidak percaya lagi dengan omongan omongan dari pihak pengembang, jika Pengembang tidak melakukan tindakan,maka Masyarakat akan bertindak lagi”.Ucap Warga
Oleh karena itu, Kasi trantib menghimbau kepada pihak pengembang agar segera dilakukan pembangunan normalisasi agar masyarakat tetap kondusif di lingkungan dan tetap menjaga ketertiban.
(S.S)







