Ismeth Abdullah Tegaskan Negara Harus Hadir, Aspirasi Warga Sagulung Siap Dibawa ke Pusat

Batam, Nasional54 Dilihat

Batam, MediaKepriNews.Com- Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Kepulauan Riau, Drs. H. Ismeth Abdullah, menggelar reses Masa Sidang IV Tahun 2026 bersama masyarakat Kavling Plamboyan, Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Jumat (1/5/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Fasum Plamboyan RT 02 RW 14 sekitar pukul 20.00 WIB itu dihadiri puluhan warga, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, kaum ibu-ibu, hingga pemuda Karang Taruna Kelurahan Sungai Pelunggut.

Suasana reses berlangsung hangat dan penuh dialog. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi kepada senator asal Kepulauan Riau tersebut.

Dalam sambutannya, Ismeth Abdullah menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah untuk mendengar langsung suara masyarakat yang nantinya akan diperjuangkan di tingkat pusat maupun dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.

“Reses ini bukan formalitas. Saya datang untuk mendengar langsung apa yang menjadi keluhan bapak ibu sekalian. Semua yang disampaikan malam ini akan menjadi catatan penting untuk kita perjuangkan bersama,” ujar Ismeth.

Sejumlah aspirasi pun mengemuka dalam dialog terbuka tersebut.

Persoalan pertama yang paling banyak disoroti warga adalah legalitas lahan di kawasan Seroja . Masyarakat meminta kepastian status lahan yang selama ini mereka tempati, karena sebagian wilayah disebut masih menyisakan persoalan penguasaan dan klaim oleh pihak pengusaha.

Selain itu, warga juga mengeluhkan banjir dan buruknya drainase lingkungan. Setiap hujan deras, sejumlah ruas jalan di Kavling Plamboyan kerap tergenang akibat saluran air yang tidak berfungsi optimal.

Keluhan lain yang disampaikan adalah minimnya penerangan jalan umum di sejumlah titik lingkungan yang dinilai rawan tindak kriminal pada malam hari.

Dari kalangan pemuda, aspirasi yang muncul adalah kebutuhan pelatihan keterampilan dan perluasan akses lapangan kerja, mengingat banyak generasi muda di Sagulung berharap dapat terserap ke kawasan industri namun terkendala kompetensi dan informasi.

Tidak kalah penting, warga juga menyoroti gedung Puskesmas di Kelurahan Sungai Pelunggut yang hingga kini belum difungsikan secara maksimal, padahal fasilitas tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk pelayanan kesehatan dasar.

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Ismeth Abdullah berjanji akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, mulai dari BP Batam, Pemerintah Kota Batam, hingga kementerian teknis di Jakarta.

“Masalah legalitas lahan akan saya jadwalkan koordinasi dengan BP Batam. Soal banjir harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Begitu juga gedung puskesmas yang belum difungsikan, ini akan kami komunikasikan dengan Pemko Batam dan Kementerian Kesehatan,” tegasnya di hadapan warga.

Ismeth juga meminta masyarakat agar tidak sungkan menyampaikan berbagai persoalan lain, baik terkait pendidikan, pekerjaan, infrastruktur, maupun pelayanan publik.

Ia menegaskan, Kantor DPD RI Perwakilan Kepulauan Riau di Jalan Engku Putri, Batam Centre, selalu terbuka bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan dan aspirasi.

“Jangan tunggu reses berikutnya. Kalau ada masalah masyarakat, silakan datang dan laporkan. Kantor kami terbuka selebar-lebarnya demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Kehadiran Ismeth Abdullah mendapat sambutan positif dari warga. Mereka mengaku sudah lama menantikan adanya pejabat pusat yang turun langsung mendengar kondisi lingkungan secara nyata.

“Sudah lama warga menunggu pejabat pusat datang langsung seperti ini. Pak Ismeth mendengar satu per satu dan semua catatan warga diterima,” ujar salah seorang warga.

Menutup kegiatan reses, Ismeth Abdullah menegaskan seluruh usulan masyarakat telah ditampung dan akan diproses sesuai kewenangan yang ada.

Ia berharap melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, kondisi kehidupan warga Kavling Plamboyan ke depan semakin baik.

“Negara harus hadir mengetahui kondisi riil masyarakat di daerah. Karena itu, semua usulan malam ini akan kami bawa dan kami perjuangkan agar perlahan ada perubahan yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

(JT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses