DEWAN PERS HIMBAU PERAN PERS MENJAGA DEMOKRASI DALAM PEMILU 2019

Kepri, Nasioanl38 Dilihat

Batam,Mediakeprinews.com-  Dewan Pers menggelar acara workshop dan Seminar bekerjasama dengan BP3TI kominfo dengan para pimpinan redaksi Media Online, Cetak, Televisi, Radio dan para Kepala Humas dan Dinas Kominfo se Provinsi Kepri, (30/8/18) di Lantai 12 Hotel Nagoya Hill.

Seminar tersebut Dewan Pers  memberikan pemahaman terkait Peran Media menjaga demokrasi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 mendatang. Pemilu Tahun 2019 merupakan yang pertama kali dilaksanakan di indonesia yang mana dalam pemilu tersebut akan dilakukan pemilihan Capres dan Cawapres serta Legislatif tingkat 2 dan Tingkat 1secara serentak, ucap Yosep Adi Prasetyo dalam pemaparannya.

Dikatakan Yosep, pers atau wartawan memiliki peran besar dalam mensukseskan pemilu mendatang. Adapun beberapa peran media dalam mensukseskan pemilu ialah Media berperan dalam memgembangkan prinsip partisipasi publik dalam pemilu, mendidik pemilih tentang bagaimana menggunakan hak pilihnya, menyangkut suara pemilih apa yang mereka lakukan dan inginkan, memberitakan perkembangan kampaye pemilu, menyediakan informasi menyangkut platform bagi partai politik (legislatif) dan kandidat Capres dan Cawapres serta calon legislatif dan DPD sekaligus rekam jejaknnya.

Yosep mencontohkan bahwa masih banyak daerah yang belum terjangkau oleh tehnologi informasi dan komunikasi, sehingga masyarakat minim memperoleh informasi. Oleh karena itu untuk menjangkau pelosok pedesaan seperti wilayah Papua diperlukan pembangunan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) agar terkoneksi.

Dengan adanya Program pemerintah Palapa Ring , menurutnya sangat baik untuk menyatukan NKRI dibidang Teknologi Informasi dan Komuniskasi di seluruh Nusantara. Dukungan yang dapat dilakukan Dewan Pers melakukan perannya dengan melakukan Bakti Negeri agar daerah yang belum memperoleh tehnologi informasi bisa memperolehnya.

“Dewan Pers terus mengupayakan agar informasi dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat indonesia di daerah daerah yang belum terjangkau informasi,” ujar Yosep yang akrap disapa Standly.

Program Bakti Negeri ini bertujuan guna penguatan dan pemberdayaan ekosistem pers melalui ketersediaan infrastruktur telekomunikasi dan informasi di indonesia yang di selenggarakan di seluruh provinsi di Indonesia.”

Tidak bisa dipungkiri bahwa sampai saat ini masih ada daerah di indonesia yang belum terkoneksi jaringan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), sehingga informasi jarang diperoleh masyarakat yang berada di daerah yang belum terkoneksi. Hal itu menjadi pekerjaan rumah bagi Dewan Pers yang mana harus bisa memberikan informasi ke seluruh pelosok daerah yang belum mendapatkan pasilitas TIK.

” Dengan Bakti Negeri kita bisa menjangkau daerah pelosok tanah air yang belum menikmati informasi .” ucapnya

Menurut Yosep, bahwa program Palapa Ring yang sedang dicanangkan oleh pemerintah sangat tepat dengan adannya penyediaan infrastruktur TIK diseluruh pelosok tanah air. Pencangan program palapa ring akan mampu menjakau seluruh pelosok yang belum memiliki jaringan telekomunikasi.

Selain itu, Program Palapa Ring memberikan informasi cepat dan akurat merata hingga ke pelosok negeri. Pembangunan infrastruktur teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga mendukung terujudnya peningkatan partisipasi publik ( civic enggegement).

“Bakti Negeri merupakan program keliling Dewan Pers di 33 Provinsi,” ujar Standly

” Hati hati menggunakan informasi media sosial, serta hindari berita hoax,” cetusnya.(ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.