Batam, MediaKepriNews.Com- Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Daerah Pemilihan (Dapil) V Batam, Hj. Sumali, S.E., kembali turun langsung menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda Reses II Masa Sidang Tahun 2025–2026.
Kegiatan reses yang dirangkaikan dengan silaturahmi bersama warga tersebut digelar di GOR Badminton Kavling Kamboja, Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Senin (28/4/2026) malam.
Dalam suasana penuh keakraban, sekitar 100 warga tampak antusias menghadiri pertemuan tersebut. Kesempatan itu dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini masih menjadi kebutuhan mendesak di lingkungan mereka.
Memasuki sesi dialog dan tanya jawab, warga secara bergantian mengutarakan sejumlah aspirasi yang didominasi persoalan drainase lingkungan yang dinilai masih kurang memadai, terutama saat musim hujan yang kerap memicu genangan air di beberapa titik permukiman.
Selain persoalan drainase, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan terhadap peningkatan fasilitas Posyandu, mulai dari pengadaan meja, bangku, pengeras suara, hingga dukungan sarana penunjang pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Warga berharap keberadaan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di lingkungan perumahan dapat didukung dengan fasilitas yang lebih layak agar kegiatan pelayanan kepada balita, lansia, dan ibu hamil dapat berjalan maksimal.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anggota DPRD Kepri Komisi III, Hj. Sumali, S.E., menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat menjadi catatan penting yang akan dibawa dalam pembahasan di tingkat legislatif maupun koordinasi dengan pemerintah terkait.
Menurut Sumali, reses bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan momentum penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung suara masyarakat dan memastikan kebutuhan dasar warga tidak luput dari perhatian pemerintah.
“Semua yang disampaikan masyarakat malam ini kami tampung. Ini menjadi catatan penting bagi saya untuk diperjuangkan sesuai kewenangan yang ada di DPRD Provinsi,” ujar Sumali di hadapan warga.
Ia menjelaskan, khusus untuk pembangunan sarana Posyandu maupun infrastruktur lingkungan lainnya, diperlukan sinergi dan komunikasi bersama agar usulan masyarakat dapat diperjuangkan melalui berbagai jalur anggaran.
Karena itu, Sumali mengajak warga untuk tidak ragu membangun koordinasi bukan hanya dengannya sebagai anggota DPRD Provinsi, tetapi juga dengan para anggota DPRD Provinsi lainnya maupun DPRD Kota Batam.
Menurutnya, kolaborasi lintas wakil rakyat akan membuka peluang lebih besar agar usulan masyarakat dapat dikawal bersama-sama hingga terealisasi.
“Untuk pembangunan Posyandu, drainase, dan kebutuhan infrastruktur lainnya, masyarakat bisa berkoordinasi dengan teman-teman DPRD Provinsi maupun DPRD Kota. Semakin banyak yang mengawal, semakin besar peluangnya untuk diperjuangkan bersama,” tambahnya.
Politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga menegaskan bahwa dirinya ingin setiap agenda reses benar-benar melahirkan manfaat nyata, bukan hanya sebatas seremonial pertemuan.
Karena itu, ia memastikan setiap aspirasi warga Kavling Kamboja akan dimasukkan dalam daftar prioritas usulan yang akan dibahas pada forum-forum selanjutnya.
Kegiatan reses berlangsung hangat hingga malam hari. Selain menjadi ruang penyampaian aspirasi, pertemuan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan wakilnya di parlemen Provinsi Kepulauan Riau.
Warga pun berharap, melalui reses ini, persoalan drainase dan fasilitas Posyandu yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak dapat segera mendapat perhatian pemerintah dan direalisasikan dalam waktu mendatang.(*JT)







