Pelalawan, MediaKepriNews.Com-Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) Perindag Pelalawan merilis penerimaan retribusi pendapatan asli daerah (PAD) yang menjadi kewenanangannya. Patut di acungi jempol dan salut kepada Satker itu. Walau situasi pandemi COVID-19 yang melanda saat ini tidak menyurutkan langkah dan target , untuk mengumpulkan pundi – pundi retribusi.

“Terus berinovasi dan berupaya maksimal menggali potensi-potensi dan sumber penerimaan retribusi. Seperti pelayanan pasar pelataran, los, kios dan pelayanan tera ulang,” ungkap Fahkrizal MSi Kadis Koperasi UKM Perindag, Rabu (30/12/2020).

Dikatakannya saat merilis retribusinya, Sejalan dengan pandemi COVID-19, pelayanan kepada masyarakat terus berjalan, dengan tetap berpedoman pada Protokol Kesehatan (Prokes) COVID-19. Hasilnya retribusi Dinas Koperasi UKM Perindag Pelalawan mampu melampaui target potensi retribusi yang Tahun 2020.

Dirincikannya, realisasi penerimaan hingga November 2020 lalu mencapai angka terakhir, untuk retribusi tera mencapai Rp471.105.000 dari target Rp455.000.000, sehingga terjadi over penerimaan sebesar 1,07 persen.

Retribusi pelayanan pasar pelataran meningkat diatas 100 persen nominalnya sebesar Rp50.229.000 dari target Rp21.000.000 terjadi over penerimaan dibidang pelataran sebesar 139 persen.
Selanjutnya penerimaan retribusi yang lain, seperti los dan kios, masih dioptimalkan perhitungan dan pengimputannya.

Mantan Kadis Kominfo Pelalawan ini menyebutkan, keseluruhan penerimaan daerah lewat retribusi yang telah diupayakan dan disumbangkan Dinas Koperasi UKM Prindag hingga Bulan November 2020, sebesar Rp780.619.000 dari target Rp820.400.000,- dan tidak termasuk kerja sama pemanfaatan kekayaan daerah.

Kemungkinan perhitungan penerimaan ini bakal bertambah hingga akhir Desember 2020. Kita usahakan semaksimal mungkin untuk membantu pembiayaan pembangunan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat “Negeri Amanah Seiya Sekata” nama lain dari Kabupaten Pelalawan ini, ujarnya.

Menurutnya, capaian retribusi melampui target, adalah buah dari langkah – langkah yang dilakukan, seperti melakukan pembinaan dan menertibkan sekitar 65 hingga 70 pasar yang tersebar di 12 kecamatan dengan menunjuk tim pengelola pasar rakyat, pasar tradisional yang diterbitkan SK oleh Kepala Desa dan Lurah minimal 3 orang sesuai Surat Edaran Menteri Perdagangan RI.

Langkah berikutnya, membangun sarana dan prasarana penunjang pasar menuju standar minimal pasar nasional. Terus memperkuat kinerja tim pemungut retribusi yang ada di setiap kecamatan.
Pada Tahun 2020 ini, kita sudah menggunakan karcis retribusi sebagai bukti tanda penerimaan retribusi pasar yang sah, jelasnya.

Pelayanan tera-tera ulang, upaya yang dilakukan lewat penyesuaian tarif retribusi yang baru berdasarkan Perda yang sudah ditetapkan. Upaya ini diperkuat dengan sosialisasi-sosialisasi intens kepada pelaku-pelaku usaha dan perusahaan yang berhubungan dengan objek-objek tera – tera ulang sesuai ketetuan yang berlaku.
Diharapkannya kerjasama dan kesadaran pelaku usaha untuk mengurus izin usahanya termasuk tera – tera ulang. Melihat untuk potensi, tera – tera ulang sangat besar di Kabupaten Pelalawan, dan masih perlu dukungan semua. “Kepada seluruh pelaku usaha dan perusahan yang berdomisili dan menginvestasikan modalnya di Kabupaten Pelalawan untuk mengurus izin teranya secara tepat waktu, agar usaha yang dijalankan legal dan Dinas Koperasi UKM Prindag siap melayani dengan motto Santun,” bebernya.

“Terima kasih kepada seluruh pihak terkait atas pencapaian ini. Kepada seluruh staf dan jajaran Dinas serta OPD Teknis lainnya yang telah mendukung pencapaian kinerja OPD Dinas Koperasi UKM Prindag Tahun 2020.Meski belum maksimal dan dalam situasi Covid-19, mudah-mudahan dengan kebersamaan dapat ditingkatkan lagi ke depan,” tambahnya. EP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.